Di Blog ini, aku berbagi cerita tentang kehidupan sebagai Perempuan Indonesia di negeri orang, perjalananku dari Belanda ke berbagai penjuru dunia, serta pengalaman yang aku temui sepanjang perjalanan.
Ada sebuah hotel di Belanda yang setiap kali aku ingat, rasanya tetap aneh sekaligus menarik. Aku memang belum pernah menginap di sana, tetapi aku sudah pernah berkunjung dan masuk ke bangunannya. Saat berjalan di dalamnya, suasananya benar-benar berbeda dari hotel biasa. Lorong-lorong panjang, deretan pintu bekas sel, tangga besi, dan bentuk bangunan lamanya masih terasa.
Yang membuatku semakin terkejut, setelah mencari tahu lebih banyak tentang tempat ini, ternyata bangunan tersebut benar-benar bekas penjara asli. Bukan sekadar hotel yang didesain dengan tema penjara.
Nah, dalam artikel ini aku ingin berbagi kisah tentang Het Arresthuis, hotel bekas penjara di Roermond, Belanda, dan cerita unik tentang mantan narapidana yang kembali menginap di tempat mereka dulu dipenjara.
Hotel paling unik yang pernah aku kunjungi di Belanda. Letaknya berada di pusat kota Roermond, Provinsi Limburg. Dari luar, bangunannya sudah memiliki kesan berbeda dari hotel biasa. Begitu masuk ke dalam, sejarah tempat ini terasa semakin kuat.
Het Arresthuis dulunya adalah sebuah penjara yang dibangun pada tahun 1863. Bangunan ini dirancang oleh arsitek negara Belanda, Allard Cornelis Pierson.
Pada masanya, bentuk bangunan seperti ini memungkinkan petugas penjara mengawasi banyak sel dari satu posisi. Karena itulah, deretan pintu sel dibuat berjajar panjang dengan koridor di tengahnya.
Pintu-pintu sel, tangga besi, koridor, dan berbagai elemen bersejarah lainnya masih dipertahankan sehingga kita tetap bisa merasakan bahwa tempat ini dulunya bukan hotel biasa.
SIAP LIBURAN KE BELANDA? Mulai rencanakan perjalananmu dari sekarang. Bandingkan harga hotel, tiket pesawat, dan transportasi dengan mudah.
Bukan Hotel Bertema Penjara, tapi memang bekas penjara sungguhan. Di salah satu bloknya dulu terdapat 108 sel.
Bayangkan saja.
Sekarang orang melihat deretan pintu itu sebagai sesuatu yang unik dan Instagrammable. Tetapi dahulu, di balik pintu-pintu tersebut, orang benar-benar menjalani hukuman.
Kenapa Penjara ini Berhenti Berfungsi?
Bukan Karena Belanda Tidak Ada Kriminal
Waktu pertama kali mengetahui penjara ini berhenti digunakan, pertanyaan yang langsung muncul di kepalaku juga sederhana:
“Memangnya di Belanda sudah tidak ada kriminal?” 😂
Tentu saja masih ada.
Penjara ini tidak berhenti berfungsi karena Belanda tiba-tiba tidak memiliki narapidana lagi. Alasannya berkaitan dengan perubahan sistem dan kebutuhan fasilitas penahanan.
Setelah fungsi penjara utamanya berakhir, bangunan tersebut kemudian dibongkar secara internal. Sejak sekitar tahun 2002, bangunan ini sempat digunakan sementara untuk menampung bolletjesslikkers, yaitu kurir narkoba yang ditangkap di Schiphol.
Menariknya, karena kunci-kunci pintu lama sudah dilepas saat proses pembongkaran, pintu-pintu sel saat itu bahkan harus menggunakan pengunci sederhana sebagai pengganti.
Bangunan Ini Dijual oleh Pemerintah
Kok Bisa Orang Membeli Bekas Penjara?
Nah, ini bagian yang menurutku paling menarik.
Bangunan tersebut dulunya digunakan oleh pemerintah sebagai penjara. Ketika tidak lagi dibutuhkan untuk fungsi tersebut, pemerintah melepaskan bangunan itu untuk mendapatkan fungsi baru.
Bekas penjara tersebut bersama bangunan bersejarah di sekitarnya masuk dalam proyek pengembangan bernama Quartier Damianus.
Menurut cerita resmi Het Arresthuis, pemerintah melepaskan bangunan bekas penjara dan bangunan pengadilan lama di sebelahnya dengan syarat bahwa kawasan tersebut harus mendapatkan pengembangan baru yang berkualitas.
Pada tahun 2007, Rob Polman dan ayahnya, Cees Polman, mendapat kesempatan untuk melihat bangunan tersebut. Keluarga mereka sebelumnya sudah aktif di bisnis perhotelan di Roermond melalui TheaterHotel De Oranjerie.
Setelah melihat langsung bangunan penjara tua tersebut, proyek pengembangan pun berjalan dan menurut sejarah resmi hotel, mereka membeli penjara berstatus monumen nasional itu pada tahun 2008.
Jadi memang benar-benar luar biasa.
Dulu bangunan penjara milik pemerintah. Kemudian bangunannya dilepas untuk dikembangkan dan akhirnya berubah menjadi hotel.
Bukan sekadar pemerintah menyewakan sebagian ruangan lalu hotel masuk ke dalamnya.
Apa Itu Rijksmonument?
Bangunan Bersejarah Tingkat Nasional
Het Arresthuis memiliki status Rijksmonument. Secara sederhana, Rijksmonument adalah bangunan atau objek warisan budaya yang dilindungi di tingkat nasional Belanda. Status ini tidak berarti bangunan tersebut harus selalu dimiliki pemerintah.
Sebuah Rijksmonument bisa saja dimiliki oleh:
pemerintah,
perusahaan,
yayasan,
organisasi,
maupun pihak swasta.
Pemilik tidak bisa kemudian melakukan perubahan besar sesuka hati. Bangunan tersebut memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang harus dijaga.
Baca Juga, tips tempat-tempat wisata di Belanda, dan cari tempat liburan keluarga
Dulu satu sel bisa memiliki luas sekitar 8 meter persegi.
Bayangkan, ruang sekecil itu pernah digunakan untuk menahan satu orang—dan menurut cerita sejarah hotel, terkadang bahkan dua tahanan ditempatkan dalam satu sel. Sekarang, tiga sel kecil tersebut bisa digabung menjadi satu kamar hotel yang jauh lebih nyaman.
Transformasinya benar-benar luar biasa.
Dulu: satu sel untuk mengurung manusia. Sekarang: beberapa sel digabung untuk memberi kenyamanan kepada tamu.
Dari tempat yang identik dengan keterbatasan ruang, bangunan ini berubah menjadi tempat untuk beristirahat dan menikmati pengalaman unik.
Hanya Satu Sel yang Dulu Memiliki Toilet
Bagian Sejarah yang Paling Mengejutkan Dari 108 sel yang pernah ada di blok tersebut, ternyata dahulu hanya satu sel yang memiliki toilet. Sel tersebut adalah sel isolasi. Sel itu sekarang dikenal sebagai kamar nomor 10 dan masih dapat dikenali karena memiliki pintu sel ganda.
Para tahanan di sel lain harus meminta izin jika ingin pergi ke toilet.
Untuk kebutuhan tertentu, mereka bahkan menggunakan ember di dalam sel.
Dan yang lebih mengejutkan, sistem seperti itu menurut sejarah Het Arresthuis masih digunakan hingga sekitar tahun 2007 saat bangunan tersebut digunakan sementara sebagai tempat penahanan kurir narkoba.
Sekarang coba bayangkan perubahan itu.
Dulu: hanya satu sel yang punya toilet. Sekarang: orang datang untuk menikmati kamar hotel mewah. 😄
Dari Tempat Orang Dipenjara Menjadi Hotel Bintang Lima
Pada awal 2009, keluarga Polman bahkan mengadakan acara besar di dalam blok sel sebelum renovasi dimulai. Setelah sekitar dua tahun proses renovasi, Het Arresthuis kembali membuka pintunya pada April 2011.
Mantan Narapidana Kembali sebagai Tamu Hotel
“Kamar Saya Dulu Terlihat Sangat Berbeda”
Menurutku, ini adalah salah satu cerita paling menarik dari seluruh sejarah Het Arresthuis.
Setelah hotel dibuka, pada tahun-tahun awal mereka kadang menerima mantan penghuni penjara sebagai tamu hotel.
Bayangkan seseorang kembali ke tempat yang dulu menjadi penjaranya. Mungkin dulu ia masuk dengan dikawal. Mungkin dulu pintu besi menutup di belakangnya. Sekarang ia datang sendiri ke resepsionis, membawa koper, lalu menerima kunci kamar.
Dan di buku tamu, pihak hotel menemukan komentar dari mantan penghuni penjara yang mengatakan bahwa kamar mereka dulu terlihat sangat berbeda.
Aku benar-benar suka cerita ini.
Karena hanya dalam satu kalimat pendek, kita bisa merasakan perubahan luar biasa yang terjadi pada bangunan tersebut.
Dulu mereka tinggal di sana karena tidak punya pilihan. Sekarang mereka kembali karena memilih untuk datang.
Dulu:
“Kapan saya bisa keluar dari sini?”
Sekarang mungkin:
“Check-out jam berapa?” 🤣
Pengalaman Mengunjungi Bekas Penjara Menjadi Hotel
Aku sendiri belum pernah menginap di hotel ini. Tetapi aku sudah pernah datang dan melihat bangunan ini secara langsung. Mungkin karena aku sudah melihat sendiri lorong dan bentuk bangunannya, cerita tentang 108 sel ini terasa semakin nyata bagiku.
Ada sesuatu yang aneh ketika kita berada di sebuah hotel tetapi tahu bahwa tempat tersebut dulunya adalah penjara.
Kita melihat pintu-pintu yang sekarang menjadi bagian dari desain interior. Kita berjalan di lorong yang dulu mungkin dilewati narapidana dan petugas penjara. Dan di balik suasana hotel yang sekarang nyaman, sebenarnya ada sejarah lebih dari satu abad.
Masa lalu itu justru menjadi bagian dari identitas tempat tersebut. Dari penjara menjadi hotel. Dari sel menjadi kamar. Dari tempat kurungan menjadi tempat orang berlibur.
Dan dari orang yang dulu ingin keluar, menjadi orang yang sekarang rela membayar untuk masuk. 😂
Bekas penjara yang kini menjadi hotel ini berada di pusat kota Roermond, Limburg, Belanda. Lokasinya cukup mudah dijangkau jika kamu sedang mengunjungi pusat kota atau berbelanja di Roermond.
Apakah bisa mengunjungi bangunannya tanpa menginap?
Aku sendiri pernah datang dan mengunjungi tempat ini tanpa menginap. Namun, untuk akses ke bagian tertentu di dalam bangunan, sebaiknya cek terlebih dahulu aturan kunjungan yang berlaku saat kamu datang.
Apa lagi yang bisa dilakukan di sekitar Roermond?
Roermond terkenal sebagai salah satu kota tujuan belanja di Belanda, terutama karena adanya outlet besar di kota ini. Selain itu, kamu juga bisa berjalan-jalan di pusat kota dan menikmati bangunan-bangunan bersejarahnya.
Apakah hotel ini cocok untuk keluarga?
Menurutku, tempat ini lebih menarik untuk traveler yang suka tempat unik, bangunan bersejarah, dan pengalaman menginap yang berbeda. Kalau kamu membawa anak, pertimbangkan dulu suasana dan konsep bekas penjaranya sesuai atau tidak dengan anak-anakmu.
BUTUH BANTUAN MENYIAPKAN TRIP KE BELANDA, IKUT MERAYAKAN HARI RAJA? Temukan kebutuhan perjalananmu dalam satu tempat: hotel, tiket, transportasi, dan aktivitas wisata terbaik.
Yang paling membuatku tersenyum adalah membayangkan mantan penghuni penjara yang suatu hari kembali ke sana—kali ini dengan koper.
Mungkin mereka berdiri di lorong yang sama, melihat pintu yang sama, tetapi dengan kehidupan yang benar-benar berbeda.
Dan mungkin memang benar: Kamar mereka dulu terlihat sangat berbeda. 😄
Kalau kamu sedang berkunjung ke Roermond, Het Arresthuis bisa menjadi salah satu tempat unik yang menarik untuk dilihat. Bahkan jika tidak menginap, sejarah bangunan ini saja sudah membuat kunjungan ke Roermond terasa berbeda.
Pernahkah kamu melihat bangunan bekas penjara, rumah sakit, gereja, atau bangunan tua lainnya yang berubah fungsi menjadi hotel? Ceritakan di kolom komentar, ya.
Artikel ini akan segera terbit. Jika halaman belum bisa dibuka, silakan daftar Newsletter EllyAfriani.blog. Artikel terbaru akan dikirim langsung ke emailmu setiap tanggal 15.
✍️ Sudah 20 tahun saya menetap di Belanda dan sejak 2012 mulai menulis di ellyafriani.blog sebagai Dutch Specialist. Di sini, saya berbagi cerita seru keseharian di Belanda, panduan jalan-jalan halal, dan catatan LIFE & HALAL TRAVEL DIARIES saya menjelajahi dunia.
Leave a Reply