CATATAN HIDUP & PERJALANAN DI BELANDA

Pengalaman hidup sebagai expat, tips sehari-hari, serta panduan wisata halal di Belanda dan sekitarnya

Wisata Masjid Semarang: Pesona Masjid Agung Jawa Tengah

Indonesia, Negeri 800 Ribu Masjid

Indonesia tercatat memiliki lebih dari 811.000 masjid, menjadikannya negara dengan jumlah masjid terbanyak di dunia.

Dari yang sederhana di desa hingga yang megah di kota besar—masjid menjadi titik temu spiritual bagi jutaan umat Muslim. Di Semarang, aku merasakan hal itu secara nyata. Kota ini memeluk sejarah, budaya dan kemegahan arsitektur masjid.

Masjid bukan hanya tempat ibadah, tapi juga ruang ketenangan, refleksi, dan penghubung batin dengan Sang Pencipta…

Perjalanan yang Membuka Pintu Hati 

Liburan musim panas tahun 2017 membawaku kembali ke Indonesia, tepatnya ke Semarang.

Aku tinggal di Belanda dan saat musim liburan tiba, Indonesia selalu memanggil. Kali ini aku memilih Semarang sebagai destinasi. Di tengah hiruk-pikuk kota, aku masuk ke sebuah masjid besar. Di dalam masjid, aku merasakan ketenangan yang tidak bisa dijelaskan. Aku duduk lama, mendengar azan, lalu berdoa. Rasanya seperti dipeluk oleh keheningan.

Selain masjid, aku juga sangat tertarik mengunjungi tempat-tempat wisata lainnya di kota Semarang. Ada banyak sekali bangunan-bangunan peninggalan Belanda di kota itu yang memancarkan sejarah dan keindahan arsitektur.

 Tampak depan Masjid Agung Jawa Tengah dengan menara dan halaman luas

 

Tempat-tempat fotogenik dan kaya sejarah di Semarang yang bisa kamu kunjungi:

  • Lawang Sewu: Bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang terkenal dengan arsitektur megah dan cerita mistisnya.
  • Gereja Blenduk: Gereja tua dengan kubah besar yang menjadi ikon kota Semarang.
  • Kota Lama Semarang: Area yang dipenuhi bangunan kolonial dan suasana vintage, cocok untuk foto-foto.
  • Sam Poo Kong: Klenteng bersejarah yang memadukan budaya Tionghoa dan Jawa.
  • Tugu Muda: Monumen yang menjadi simbol perjuangan rakyat Semarang melawan penjajah.

Di Semarang ada banyak bangunan peninggalan Belanda, seperti Lawangsewu

Umroh dan Hijab: Perjalanan yang Masih Berlanjut

Beberapa tahun setelah itu, aku berangkat Umroh. Di sana aku merasa hatiku seperti dibuka ulang.

Sepulang Umroh, hatiku berubah. Aku mulai lebih sering ngobrol sama Allah. Kadang dalam hati, kadang lewat tangisan, kadang saat subuh di tengah dinginnya Belanda. Mengenakan hijab masih jadi perjalanan—aku belum selalu mengenakannya. Di Belanda, kadang terasa sulit karena pekerjaan dan lingkungan. Tapi aku tahu, niat dan kedekatan itu tumbuh. Dan kunjunganku ke masjid di Semarang adalah salah satu titik awal.

📎 Baca Juga:

    Perjalanan spiritual bukan tentang seberapa cepat kita “sampai,” tapi tentang keberanian untuk terus melangkah…

    Aku belum sampai di garis akhir, dan mungkin memang tak pernah ada garis akhir dalam urusan spiritual. Tapi setiap langkah, setiap doa, dan setiap masjid yang aku kunjungi memberi arah. Semarang menjadi salah satu titik kompas itu. Semoga kisah ini bisa mengingatkan bahwa kedekatan dengan Allah bisa bermula dari hal sederhana—dari satu kunjungan, satu azan, satu doa.

     

    Bonus untuk Pecinta Belanda

    Buat kamu yang juga suka jalan-jalan ke Belanda, jangan lewatkan artikel berikut yang bisa jadi inspirasi itinerary kamu selanjutnya.

    📎 Baca Juga, tips yang mau liburan ke Belanda

     

    Apakah kamu pernah merasakan momen keheningan yang menyentuh hati di masjid atau tempat ibadah lainnya?

    Ceritakan di kolom komentar atau share ceritamu lewat media sosial. Mari berbagi kisah yang bisa menguatkan sesama.

     

    Media Sosial

    Video YouTube – 3 Tempat Wisata Dalam 1 Hari, termasuk Samsara Living Bali

    Facebook Group Travel Diaries Circle (TDC)
    Travel Diaries (TDC) – Komunitas jalan-jalan, nge-blog, wisata dalam dan luar negeri.
    Klik link Travel Diaries Circle disini: Grup Facebook Travel Diaries Circle (TDC).

    travel diaries circle facebook group

    Pinterest

     

     

    4 responses to “Wisata Masjid Semarang: Pesona Masjid Agung Jawa Tengah”

    1. […] yang sudah berdiri sejak tahun 1934. Museum ini lebih dari sekadar museum klasik — di sini alam, budaya, dan ilmu pengetahuan bersatu. Hingga alat-alat sains kuno yang bikin kita berpikir, “Wow, Belanda memang punya tradisi […]

    2. Andi Ilham Kris Muda Avatar

      Assalamualaikum Wr. Wb

      Saya Andi Ilham ingin meminta bantuan dana untuk membayar utang dan berbagai kesulitan ekonomi dalam keluarga Saat ini, saya sedang mengalami kesulitan keuangan dan membutuhkan bantuan dari orang-orang baik hati seperti Anda.

      Setiap bantuan yang Anda berikan akan sangat berarti bagi saya dan keluarga. Saya berjanji akan menggunakan dana tersebut dengan sebaik-baiknya dan untuk keperluan yang sangat penting.

      Jika Anda berkenan membantu, Anda dapat mengirimkan bantuan dana ke rekening bank saya:

      Nama Bank: Bank Negara Indonesia ( BNI ) – Nomor Rekening: 0390157433 – Atas Nama: Andi Ilham

      Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas perhatian dan bantuan Anda. Semoga Allah SWT membalas kebaikan Anda dengan pahala yang berlipat ganda.

      Waalaikumsalam Wr. Wb.”

    3. […] belanja, tapi juga tempat ketemu berbagai budaya. Kebanyakan pengunjungnya itu pendatang, baik dari Indonesia maupun negara lain. Suasana di pasar ini rame banget, dengan berbagai kios yang jual makanan, […]

    4. […] menyimpan dua hal yang sangat kontras tapi sama-sama menarik: sirkuit balap kelas dunia dan jejak sejarah yang tenang dan […]

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    Elly Avatar

    About the author